Skip to main content

*SIRAH SHAHABIYAH AL-KHANSA* KAMUS FE (Kajian Muslimah Fakultas Ekonomi)

Assalammualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh ๐Ÿš€๐Ÿš€๐Ÿš€
๐Ÿ€Notulensi Kamus 5 April 2019๐Ÿ€
*SIRAH SHAHABIYAH AL-KHANSA*
Al-Khansa adalah seseorang yang luar biasa yang mendapat julukan sebagai ibunya para syuhada. Pada waktu itu beliau lebih dikenal sebagai penyair yang pintar sekali membuat syair atau puisi. Beliau dikenal sebagai tokoh yang tegar, berani, terbuka dan memliki talenta dalam bidang penyair.
Pada zaman jahiliyah dahulu, sebelum beliau memeluk agama Islam, beliau memiliki 2 saudara tiri yakni Saher dan Ummayyah. Pada suatu hari mereka meninggal. Beliau merasa separuh hidupnya hilang, menangis histeris, bahkan ketika beliau tidak melihat saudara lainnya yg menangis, mungkin beliau akan bunuh diri. Beliau juga membuat puisi yang berisi kesedihan untuk meluapkan kesedihannya.
Namun ada yang berbeda dari Ummu Khansa waktu beliau sudah masuk Islam, ternyata Ummu Khansa mempunyai 4 putra. Beliau membesarkan dengan penuh kasih sayang, diajarkan tentang berani, keimanan kepada Allah, dan diajarkan bahwa apapun aktivitas semata-mata karena Allah.
Pada suatu hari ada Perang Al-Khadisiyah. Dari ke-4 anaknya saling berebut siapa yang menjaga ibunya kalau semua anaknya itu ingin ikut berperang. Pada waktu itu beliau tidak sengaja mendengar waktu mereka berdiskusi, kemudian beliau berwasiat pada ke-4 anaknya. _"wahai putra-putraku kalian semua memeluk Islam dengan sukarela dan berhijrah dengan senang hati. Demi Allah, tidak ada Tuhan selian Dia, sesungguhnya kalian adalah keturunan dari 1 ayah dan 1 ibu. Aku tidak pernah merendahkan kehormatanku dan mengubah garis keturunan kalian. Sesungguh kehidupan akhirat itu lebih baik dari dunia yang fana"_. Wasiat tersebut menjadi penyemangat bagi ke-4 anaknya. Beliau merelakan putra-putranya untuk berperang. Keesokkan harinya, ke-4 anaknya pergi ke medan perang. Mereka saling menyemangati satu sama lain. Mereka masuk ke dalam medan perang, membunuh musuh-musuh Allah, dan akhirnya satu persatu anaknya tewas dalam perang tersebut. Setelah perang usai, beliau mencari satu persatu anaknya, lalu beliau mendengar berita bahwa ke-4 anaknya tewas dalam perang. Tetapi beliau tidak melakukan seperti dahulu sebelum masuk Islam. Beliau sangat berbeda saat sudah masuk Islam, beliau sangat tegar dan bersyukur dengan kejadian tersebut. Beliau berharap dan berdoa kepada Allah semoga bertemu dengan ke-4 anaknya di surga.
๐ŸŒบTeladan yang diambil dari Al-Khansa :
1. Mengasah talenta
2. Menjaga kehormatan
3. Menjadikan anak-anak yang cinta kepada Allah
4. Bersabar, tegar, ikhlas
5. Berhusnudzon atas suatu kejadian
๐ŸŒบAmalan-amalan yang dilakukan untuk mendalami seorang beliau :
1. meningkatkan keimanan kepada Allah
2. melibatkan semua aktivitas dengan Allah

Wassalammualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh ๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป

=======================
Instagram : @annisafeunnes
@eksisfeunnes
Youtube : EksisFeUnnes
=======================

Comments

Popular posts from this blog

5 Tahapan Ukhuwah dalam islam

 *BROTHERHOOD* _"Tidaklah beriman seseorang diantaramu sehingga kamu mencintainya seperti kamu mencintai dirimu sendiri" (HR. Bukhari-Muslim)_ Dalam dunia ini, kita bisa meneladani Rasulullah saw dalam berukhuwah, karena beliau merupakan seseorang yang memiliki sikap ukhuwah yang sangat luar biasa. Bisa dicontohkan saat sebelum beliau wafat, Rasulullah masih memikirkan keadaan umatnya kelak, walaupun beliau sudah dijamin masuk surga, namun masih memastikan apakah umatnya kelak juga bisa masuk surga. Kita hidup di dunia ini pasti bersinggungan dengan orang lain, apabila ukhuwah tidak dijalankan maka dikhawatirkan akan terjadi konflik. Bahkan konflik itu tidak hanya dapat terjadi kepada umat yang tidak seiman namun juga bisa terjadi kepada umat yang seiman. Contohnya saat pemilihan jendral perang oleh Rasulullah saw. Beliau memilih Amru bin Ash sebagai jendral perang, namun ternyata hal tersebut bertentangan dengan Umar bin Khatab. Umar berpikir mengapa bukan sah...

*THROW BACK* KASELA(kajian selasa sore)

๐Ÿ“ฃ *PRESS RELEASE*๐Ÿ“ฃ  *[ THROW BACK ]* Notulensi Kasela Selasa, 9 April 2019 Makhmud Kuncahyo, S.Pd, M.Pd Terkadang banyak sekali orang yang ingin memperbaiki kualitas dirinya dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala namun ketika ia mengingat dosa-dosa di masa lalunya yang begitu kelam dan gelap, dia menganggap dirinya paling kotor dan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menerima dirinya. . Sikap putus asa terhadap rahmat dari-Nya merupakan tipu daya setan agar manusia berpaling dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, padahal rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala sangatlah luas dan agung. . Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda , *“Ketika Allah menciptakan makhluk, Dia menuliskan di sisinya di atas arsy-Nya: sesungguhnya kasih sayang-Ku mendahului/mengalahkan kemurkaan-Ku”* . Begitu luar biasanya Allah sayang kepada hambanya. Masih pantaskah kita berputus asa dari rahmat-Nya? Masihkah kita meragukan keagungan dan kasih sayangNya? . Janganlah bers...

Kemuliaan Menghafal Al-Qur'an di Bulan Ramadhan

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.. Halo sahabat eksis yang insya Allah selalu di rahmati oleh Allah SWT. Apa kabar nih sekarang?? Semoga selalu sehat selalu ya.. hehehe.. kalian ikut nggak kegiatan tabligh akbar kemarin?? pasti ikut kan yah... hehehe oh ya kali ini admin mau meringkas kegiatan tabgligh akbar kemarin nih.. yuk baca sekarang.... ๐Ÿ‘ณ๐Ÿป‍♀: Ust. Deden (juara 1 MTQ International,  hafal Al- Qur'an 30 juz hanya 2 bulan) ๐Ÿ•Œ : Masjid Ulul Albab Unnes *Menghafal Al-Qur'an adalah kemewahan,  Membaca Al-Quran adalah kebutuhan* Untuk mengamalkan Al-Qur'an cukup dengan memahami isi dan membacanya. Tetapi lebih istimewa apabila dengan menghafalkannya. Yang ingin mulia dan istimewa maka Hadirkan ayat-ayat  Al-Qur'an di hati kita. Mengamalkan Al-Qur'an itu kewajiban bagi siapapun, baik yang penghafal Al-Qur'an maupun yang bukan penghafal Al-Qur'an. Apabila ada Penghafal Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkan isi dari  Al-Qur...